Ribuan Warga Nikmati Pesta Rakyat Imlek 2577 di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban

Suasana perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili, di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban (Foto: Istimewa)
cekTuban.com
- Suasana meriah mewarnai perayaan Tahun Baru Imlek 2577 Kongzili di Klenteng Kwan Sing Bio Tuban. Ribuan pengunjung dari berbagai daerah memadati area klenteng untuk menikmati pesta rakyat yang digelar pengurus, Minggu (22/2/2026).

Beragam hiburan tradisional ditampilkan untuk masyarakat, mulai dari barongsai, leang-leong, Reog Ponorogo, jaranan, tongklek, hingga senam sehat. Tak hanya itu, panitia juga membagikan kupon doorprize gratis dengan ratusan hadiah menarik, seperti sepeda listrik, kulkas, kipas angin, hingga kompor gas.

Pengurus klenteng, Go Tjong Ping, mengatakan kegiatan ini digelar untuk menghidupkan kembali suasana klenteng yang beberapa tahun terakhir cenderung sepi.

“Tujuan saya itu apa? Membangkitkan. Selama ini klenteng hanya untuk sembahyang saja, sepi. Dengan acara seperti ini orang jadi berani datang ke klenteng,” ujarnya.

Ia menyebut, pengunjung yang datang tidak hanya dari Tuban, tetapi juga dari luar kota seperti Surabaya dan Semarang. Bahkan jumlahnya diperkirakan mencapai puluhan ribu orang.

Melihat tingginya antusiasme masyarakat, pengurus klenteng berencana menggelar kegiatan serupa secara rutin setiap bulan dengan menampilkan kesenian khas Kabupaten Tuban. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga diharapkan dapat menggerakkan perekonomian warga melalui puluhan kios UMKM.


“Harapannya setiap bulan ada acara kesenian budaya Tuban, seperti tari anak-anak, sandur, dan reog. Nanti juga disiapkan sekitar 70 kios UMKM,” imbuhnya.

Selain itu, pengurus juga berencana mendatangkan kimsin atau patung-patung dewa yang akan diarak menggunakan tandu pada minggu pertama setiap bulan.

“Ke depan juga akan kita datangkan kimsin dengan tandu sekitar 10 sampai 20,” tambahnya.

Menurut Tjong Ping, dipilihnya kesenian tradisional seperti reog karena dinilai mampu menyatukan masyarakat sekaligus dipercaya sebagai simbol tolak bala.

“Reog ini selain menyatukan masyarakat juga bisa sebagai tolak bala,” pungkasnya.

Melalui kegiatan ini, perayaan Imlek tidak hanya menjadi momen ibadah, tetapi juga menjadi ruang hiburan dan kebersamaan masyarakat, termasuk bagi warga yang tengah menjalani ibadah puasa Ramadan di Kabupaten Tuban.

0 Komentar

Type above and press Enter to search.